Contoh Skripsi,Tesis, Jurnal, Bahan Kuliah, Artikel, dll

Penanganan dan Penyimpanan Bahan dengan Pendekatan 5S/5R untuk Mewujudkan Bengkel/Laboratorium SMK yang Berbudaya Produktif

Putut Hargiyarto, Putut Hargiyarto (2010) Penanganan dan Penyimpanan Bahan dengan Pendekatan 5S/5R untuk Mewujudkan Bengkel/Laboratorium SMK yang Berbudaya Produktif. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Teknik Boga dan Busana, 5 . pp. 241-253. ISSN 1907-8366

[img]PDF
11Kb

Abstract

Dalam rangka pengembangan karakter pendidikan menengah kejuruan dirumuskan visi dan misi yang mengarah terwujudnya lulusan yang berjiwa wira usaha yang siap kerja, cerdas, kompetitif, dan memiliki jati diri bangsa, serta mampu mengembangkan keunggulan lokal dan dapat bersaing di pasar global. Terapan di lapangan melalui pelaksanaan kegiatan PBM praktik di bengkel/laboratorium yang harus memenuhi kaidah tata kelola yang baik, menerapkan standar mutu manajemen maupun kaidah kesehatan dan keselamatan kerja. Kegiatan ini menuju dua sasaran sekaligus, yaitu upaya menjamin mutu PBM dan keselamatan serta sebagai upaya pembudayaan watak produktif. Caranya dengan menerapkan kaidah-kaidah 5S/5R dalam penanganan dan penyimpanan bahan, mulai dari penandaan rute transportasi yang jelas dan aman, pengaturan ruang dan pewarnaan dinding/lantai, pemindahan dan penyimpanan bahan, penggunaan alat bantu, serta penandaan jalan keluar yang bebas hambatan. Semuanya itu dalam rangka: mengurangi dan mencegah kecelakaan; menghemat tenaga para pekerja dalam melakukan mengangkat, memegang, mendorong, dan menarik bahan/benda kerja; mengurangi risiko cedera otot; meningkatkan produktifitas, kualitas produk dan layanan, serta moral pekerja; serta menghemat beaya produksi alam hal: menekan hambatan kerja, kurangi reject, biaya kesehatan pekerja, kompensasi klaim asuransi, absensi, pindah kerja dan pelatihan. Penerapan kaidah 5S/5R dimulai dengan memilah/mengatur hal-hal yang penting, kurang penting dan tidak penting baik itu barang, kegiatan maupun prosedur. Langkah berikutnya adalah merapikan hasil dari pemilahan sambil dilakukan pembersihan, seterusnya menjaga terus menerus kondisi yang sudah bersih dan rapi tersebut. Langkah terakhir adalah pendisiplinan untuk tetap konsisten menjalankan kaidah 5S/5R. Hasil yang diharapkan adalah kondisi penanganan dan penyimpanan bahan di bengkel/laboratorium yang ringkas, rapi, resik, terawat dan terjaga agar mampu melayani PBM dengan baik dan selamat.

Penanganan dan Penyimpanan Bahan dengan Pendekatan 5S/5R untuk Mewujudkan Bengkel/Laboratorium SMK yang Berbudaya Produktif Rating: 4.5 Diposkan Oleh: andre tupang

0 comments:

Post a Comment