Contoh Skripsi,Tesis, Jurnal, Bahan Kuliah, Artikel, dll

MODEL PERPINDAHAN PANAS DAN MASSA PADA PENGERING ENDLESS CHAIN PRESSURE (ECP) UNTUK INAKTIVASI ENZIM POLIFENOL OKSIDASE

Setiawan, Joga Dharma and Yulianto, Mohamad Endy and Arifan, Fahmi (2007) MODEL PERPINDAHAN PANAS DAN MASSA PADA PENGERING ENDLESS CHAIN PRESSURE (ECP) UNTUK INAKTIVASI ENZIM POLIFENOL OKSIDASE. Documentation. FAKULTAS TEKNIK.

PDF - Published Version
295Kb

Abstract

Pengeringan teh hijau bertujuan untuk mengurangi kadar air dan menghentikan proses oksidasi enzimatik polifenol yang masih aktif. Keunggulan menggunakan pengering tipe Endless Chain Pressure (ECP) Drier adalah kontak bahan dengan udara panas lebih luas, laju perpindahan panas dan massa lebih besar, medium pengering menjadi besar sehingga kapasitas pengeringan yang dicapai juga besar, seragamnya situ sepanjang hamparan sehingga peristiwa case hardening pada teh jarang terjadi, dan gesekan antar partikel teh relatif kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model matematis laju pengering teh hijau pada berbagai suhu dengan kecepatan udara pengering yang tetap. Pengeringan dilakukan dengan memvariasikan suhu dengan kecepatan udara yang tetap Suhu bervariasi 90 °C, 95 °C, dan 100 °C. Penentuan kadar air teh hijau selama pengeringan dilakukan dengan menggunakan metode oven dan Brabender Moisture Teter. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa suhu udara sangat mempengaruhi laju pengeringan. Semakin tinggi suhu, maka laju pengeringan semakin cepat dan sebaliknya. Hasil pengujian terhadap model menunjukkan tingkat ketepatan yang baik. Model laju pengeringan yang diperoleh diharapkan dapat menggambarkan kondisi pengeringan yang sebenarnya dengan alat pengering yang digunakan. Model ini juga digunakan dalam peningkatan kinerja operasional pengeringan. Green tea drying is to decrease moisture content and stop oxydation process of active polyphenol oxydase. The advantage of using ECP drier is in wider contact between materials with air, higher heat and mass flow, drying medium is higher so that heat flow becomes higher, uniform temperature decreases case hardening, and friction among tea partikel is relatively small. This drying observation wants to get a mathematical model of green tea drying rate at various temperature of 90 °C, 95 °C, and 100 °C and constant drying air flow rate. Moisture content was determined by the oven method as well as Brabender Moisture Tester. Result showed yhat drying air temperature significantly affect the drying rate. Higher temperature will increase the drying rate vice versa. Mathematical model of green tea drying in the endless chain pressure drier at 90 °C, 95 °C, and 100 °C are successively. It is hoped that this mathematical model of green tea drying rate will illustrate the actual drying condition with ECP drier. Furthermore, it will also be useful to improvethat rate drying performance in green tea factory.

MODEL PERPINDAHAN PANAS DAN MASSA PADA PENGERING ENDLESS CHAIN PRESSURE (ECP) UNTUK INAKTIVASI ENZIM POLIFENOL OKSIDASE Rating: 4.5 Diposkan Oleh: andre tupang

0 comments:

Post a Comment