Contoh Skripsi,Tesis, Jurnal, Bahan Kuliah, Artikel, dll

PENGARUH VARIASI SUHU PENGERINGAN DENGAN CABINET DRYER TERHADAP KADAR AIR YANG TERDAPAT PADA CABAI MERAH KERITING

Silvianita, Devi (2010) PENGARUH VARIASI SUHU PENGERINGAN DENGAN CABINET DRYER TERHADAP KADAR AIR YANG TERDAPAT PADA CABAI MERAH KERITING. Undergraduate thesis, UNDIP.


PDF
9Kb


PDF
9Kb

Abstract

INTISARI Proses pengeringan merupakan proses perpindahan panas dari sebuah permukaan benda sehingga kandungan air pada permukaan benda berkurang. Perpindahan panas dapat terjadi karena adanya perbedaan temperatur yang signifikan antara dua permukaan. Cabinet Dryer tergolong alat pengering langsung, dimana media pemanas berkontak akrab dengan bahan basah yang akan dikeringkan. Cairan dalam bahan basah akan menguap terbawa bersama media pemanas yaitu udara panas atau gas panas. Pada percobaan digunakan berat bahan sebagai variabel tetap. Suhu dan waktu sebagai variabel peubah, dengan variasi suhu 40OC, 50OC, 60OC, 70OC dan 80OC dan pengeringan dilakukan sampai mendapatkan berat konstan. Laju pengeringan pada berbagai temperatur semakin lama semakin menurun. Titik optimum laju pengeringan terjadi pada jam ke 6. Pengeringan pada variabel temperatur 40OC mempunyai laju pengeringan optimum 1,261 kg/m2 jam. Pengeringan pada variabel temperatur 50OC mempunyai laju pengeringan optimum 1,369 kg/m2 jam. Pengeringan pada variabel temperatur 60OC mempunyai laju pengeringan optimum 1,162 kg/m2 jam. Pengeringan pada variabel temperatur 70OC mempunyai laju pengeringan optimum 0,947 kg/m2 jam. Sedangkan pengeringan pada variable temperatur 80OC mempunyai laju pengeringan optimum 0,569 kg/m2 jam

PENGARUH VARIASI SUHU PENGERINGAN DENGAN CABINET DRYER TERHADAP KADAR AIR YANG TERDAPAT PADA CABAI MERAH KERITING Rating: 4.5 Diposkan Oleh: andre tupang

0 comments:

Post a Comment